September 02, 2010

Aku Unik dan Berbeda

Ketika sedang berada di rumah tanteku di Malang, mataku tertuju pada tumpukan cangkir teh yang sepertinya pernah kulihat di suatu tempat. Setelah mengingat-ingat, ternyata cangkir teh yang ada di rumah tanteku itu memang pernah kulihat di rumah orang tua temanku dan di rumah saudara jauhku. Aku yakin cangkir-cangkir itu sama, setidaknya jika dilihat sekilas, karena bentuk dan motif garis yang terlihat persis sama satu sama lain.

Lalu aku berpikir, apa jadinya jika manusia "dibentuk" sejenis, sama persis? Dunia pasti tidak akan menarik dan malah akan membosankan. Oleh karenanya aku bersyukur Tuhan menciptakan kita unik dan berbeda satu sama lain. Namun sayangnya tampaknya manusia memiliki kecenderungan "mengopi" dan "membentuk" dirinya menyerupai orang lain. Berbagai hal dijadikan alasan pembelaan diri ataupun pembenaran atas tindakannya tersebut, entah karena besarnya rasa cinta dan kebanggaan atau nge-fans-nya seseorang terhadap sosok orang lain tersebut.

Yah...Aku merasa sedih untuk mereka yang memiliki kecenderungan tersebut. Aku selalu bertanya-tanya mengapa mereka rela melakukan hal tersebut?

Jika alasannya hanya karena nge-fans, ya kan tidak harus "menjadi" sosok itu hingga ke detil-detilnya. Aku malah curiga, jangan-jangan proses "pengopian" itu lebih didasari karena orang tersebut tidak bisa menerima dirinya dan ingin "mengganti" sosoknya dengan sosok idolanya tersebut. Padahal dengan dia "mengopi" orang lain, artinya dia menghilangkan salah satu keunikan yang ada di dunia. Lagipula, bagaimana kita bisa menarik perhatian lawan jenis kita jika kita hanya bisa menjadi sosok "pengganti" ataupun tampak serupa dengan yang sosok lainnya?

Ibaratnya dua perusahaan dengan produk sejenis, untuk bisa berhasil atau sukses menjual produknya mengalahkan produk sejenis lainnya, maka perusahaan yang satu harus bisa menunjukkan kelebihan produknya yang tidak bisa ditunjukkan oleh perusahaan kedua. Itulah diri kita. Aku, kamu, dia, dan mereka adalah sama-sama seorang wanita, tapi
apa yang bisa menarik perhatian para pria terhadap diriku, kamu, dia, maupun mereka pasti berbeda-beda, tergantung pada keunikan yang kita miliki masing-masing serta bagaimana cara kita menunjukkankan jati diri kita
. Jadi, janganlah takut untuk menjadi UNIK dan BERBEDA, karena dengan keunikanmu itulah kamu justru menjadi lebih menonjol meskipun sedang berada di dalam keramaian sekalipun.

Sah-sah saja sih "mengopi" seseorang selama kita memang merasa bahwa apa yang kita kopi itu cocok untuk kita serta mengembangkan apa yang kita miliki, namun yang terpenting adalah JANGAN PERNAH MENGKOPI SOSOK LAIN SELURUHNYA MAUPUN MENERAPKAN SOSOK LAIN TERSEBUT KE PRIBADI KITA SECARA PENUH karena tiap orang diciptakan unik dan berbeda. Melalui keunikan itulah kita dapat lebih mudah diingat orang dan menjadi nilai tambah bagi diri kita dalam proses menarik perhatian lawan jenis.

* WinK's *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar